Contributing to A Better Indonesia
Setahun lalu saya mulai ingin memiliki blog. Kesibukan, dan kurang fokus khusus untuknya, membuatnya tertunda-tunda. Sampai suatu malam, karena tidak bisa tidur, cerita blog ini kemudian dimulai.
Semoga buah manis belajar dari kehidupan melalui pengalaman consulting melayani beberapa perusahaan di Indonesia dapat dituangkan di sini. Dan memberi inspirasi bagi pembaca, untuk Indonesia yang lebih baik.
Darmin A. Pella
“Leave a comment or question. It serves as trigger for the next article”
Career Related Experience
- Doktoral Manajemen dan Bisnis IPB
- AIDA Consultant
- Astra International Tbk – TSO (AUTO 2000)
- Toyota Astra Motor
- Magister Management – UI
- Psikologi UGM
- Elektro UNHAS
- SMA 2 Makassar
Service Experience
- Astra International Tbk
- Astra International Tbk – Toyota Sales Operation
- Asalta Mandiri Agung
- Badan Pengawasan Keuangan Pembangunan (BPKP)
- Bank Danamon Indonesia Tbk
- Bank Syariah Mandiri
- Baruga Asrinusa Development
- Bumi Jasa Utama
- Bumi Sarana Beton
- Bumi Sarana Utama
- Bogasari Flour Mills
- Charoen Pokphand Indonesia
- Citra Marga Nusaphala Persada Tbk
- Coca Cola Distribution Indonesia
- Datascrip
- Essar Indonesia
- Excelcomindo Pratama Tbk
- Exedy Motorcycle Indonesia
- Evergreen Marine Indonesia
- Frisian Flag Indonesia
- Graha Menara Hijau
- Hadji Kalla
- Jati Piranti (Jatis Solution)
- Kalla Inti Karsa
- Kosmojaya Pandu Nusa
- Mitra Bahtera Segara Sejati
- Parama Matra Widya
- Pelindo II
- Pembangunan Jaya Ancol Tbk
- Rumah Sakit Islam Jakarta Pondok Kopi
- Samudera Indonesia Tbk
- Samudera Nirapraga
- Sisindosat Lintas Buana
- Sorini Towa Berlian Corporindo
- Southern Cross Textile Industry
- SKF Indonesia
- Southern Cross Textile Industry
- Sumber Alfaria Trijaya Tbk
- Sumitomo Electric Wintec Indonesia
- Telekomunikasi Indonesia Tbk – Divre 1
- Tjahaja Sakti Motor (Astra Mobil)
- Tigaraksa Satria Tbk
- Toyota-Astra Motor
- Toyota Motor Manufacturing Indonesia
- Van Melle Indonesia (Mentos)
- Abdurrahman Wahid Institute
- Badan Pengawasan Keuangan Pembangunan (BPKP)
- Departemen Menneg PP (Pemberdayaan Perempuan)
- Growth Center Makassar
- Institut Pertanian Bogor
- Majalah HRD
- Pusat Jasa Ketenagakerjaan IPB
- Pusdiklat Tunas Patria
- Sekolah Islam Athirah Makassar
- Sekolah Tinggi Teknologi Komunikasi Bandung
- Universitas Padjajaran
- Universitas YARSI Jakarta
- Universitas Trisakti
- Universitas Jayabaya
- Universitas Negeri Makassar
- Tabloid PELUANG
sharing terus ya bos
media yang bagus untuk terima transferan ilmunya Pak Darmin nih… Tp Lay Outnya masih kaku nih, ditambahin “ilustrasi” dong biar lebih asyik nongkrong di blog ini….Maju terus…………….
kapan dituliskan dalam buku Pak? Infonya sangat bermanfaat, dan buat kita-kita yang sulit mensistematisasi knowledge, buku sangat membantu. ditunggu ya pak…
kunjungan saya yang pertama. Sukses ya Mas
terimakasih pak Darmin kesediaanya berbagi ilu di blog bapak ini,
Blog yang bagus sekali pak Darmin…semoga semakin sering berbagi dan menuangkan pengetahuan dan pengalamannya di blog ini..
salam hangat,
Indra
Mantep Pak Blognya, ditunggu ilmunya.
Salam
Cak Sun
Wow , it’s nice to share …
Sukses terus Pak !
Nice Blog Boss..
The Lay out style is totally YOU
Please consider move it to the real http://darminpella.com or sort.
Congrats for this one !!
Met jumpa mas Darmin,
Dulu waktu kuliah saya sering baca2 tulisan mas Darmin. Apa betul ini mas Darmin yang temennya mas Fuad Nashori, atau temennya mas Nugroho (Pelindo 3)?
rendra
betul, mas Rendra apa kbr dan di mana skr? ayo nulis dan bikin blog biar ilmu2 mas Rendra juga dibagi ke orang lain….
Pak Darmin, perkenalkan saya Indra, saya sedang mempelajari strateginya nya Tracy and Wiersema, eh ketemu blog pa Darmin. Saya sedang kuliah MBA di SBM ITB Jakarta, apakah bapak bisa memberikan saran kemana saya bisa mendapatkan informasi lebih jauh mengenai ketiga strategi tersebut. Apakah mudah untuk berurusan dg perpustakaan MM-UI, atau ada cara lain yg lebih mudah. Saya melihat kriteria-kriteria yg digunakan oleh Porter untuk hal generic strategy nya beliau agak ribet untuk ukuran perusahaan di Indonesia apalagi buat instansi saya LEMIGAS yang masih berbau plat merah.
Saya berpikir, mungkin sebuah instansi yg biasa-biasa saja bisa mengadopsi generic strategy nya Porter atau Tracy, tapi tentu dg melihat kapabilitas yg lebih rendah standarnya dari apa yg ada di literarur. Namun, walaupun rendah kita mungkin bisa melihat kecenderungan dan “bakat” terpendam organisasi. Organisasi biasa2 saja tidak punya Core Competence, justru mereka ingin membangun hal tsb. Saya pikir, organisasi atau perusahaan yg biasa-biasa tidak memiliki kemewahan seperti apa yg ditulis di literatur. Bagaimana menurut pa Darmin ?
mas Indra, kita diskusi ya, mungkin juga saya keliru. Saya pikir peran Mas Indra justru membantu Lemigas menemukan generic strategy apa yang harus ditempuh. Membantu strategic analysis, strategic development, mungkin strategic implementationnya juga (paling tidak dalam bentuk rekomendasi). Peran mas Indra juga membantu Lemigas menemukan pathway winning strategy implementation dan building core competence agar bisa go global. U/ Perpust MMUI silakan datang, petugasnya ramah2, silakan kenalan dan pinjam a.n. teman yang sudah member.
mantap!!!….terus bagikan ilmunya pak…sukses!
Pak….maaf, blog bapak saya link di blog saya. Biar setiap saat saya bisa langsung klik blog bapak…makasih.
Wah saya sangat suka meliat tulisan2 anda Pak Darmin, saya sedang berpikir bagaimana caranya pak untuk bisa mengeksekusi secara efektif berbagai macam manajemen style yang dianut oleh perusahaan tempat saya bekerja dari mulai bsc,cbhrm,abc, crm dan sebagainya banyak sekali yg telah ditempuh dan melibatkan berbagai konsultan yang selalu berubah, tetapi apa yg saya rasakan perusahaan ini semakin jalan di tempat, dan semakin lama semakin turun kurvanya, perusahaan tmpt saya kerja emang masih anak dr perusahaan penyedia listrik di Indonesia, sehngga trdiri atas pegawai tugas karya dan pegawai organik,
Pertanyaan saya adalah, bgmn seorang saya yg hanya selevel deputi manajer, bisa berbuat sesuatu yang strategis yng bisa memberikan kontribusi positif utk perusahaan ,
Mohon kiat2nya supaya efektif dan sopan.
jika saya mengirim konsep manajemen strategik lsg ke direksi by email, apakah hal itu cukup sopan dan efektif, tks
Pak Edi terima kasih komentarnya, juga buat pembaca yang lain, awal 2010 akan terbit rangkuman pemikiran Saya mengenai Implementasi Eksekusi Strategi “Tujuh Langkah Transformasi Manajemen Kinerja Korporasi”. Sistem manajemen apa pun yang kita anut tetap akan gagal bila kita tidak memiliki pola eksekusi strateginya disiplin dari eksekutif sampai ke front liner. Untuk menyampaikan ide ada beberapa alternatif: Minta waktu – janjian – lalu presentasi. Atau buat eksekutif summary – serahkan – minta dibaca – tawarkan penjelasan lebih lanjut bila dibutuhkan. Atau presentasi ke orang satu level dibawahnya / disampingnya terdekatnya – titip ide – titip tulisan – penjelasan – tawarkan waktu bertemu. Atau email singkat – sertakan file penjelasan – tawarkan waktu …. Tentu semua dilakukan disesuaikan dengan rasa bahasa yang pas dengan Direksi.
Prinsipnya, usahakan ide sampai, cara dapat disesuaikan. Semoga berhasil !