MENINGKATKAN KEBUTUHAN TERHADAP PERUBAHAN

Darmin A. Pella

Efektifitas proses perubahan ditentukan kompetensi memunculkan kebutuhan untuk berubah (need for change) pada diri seluruh karyawan.

 

“Even the most carefully planned organizational changed can fail if individuals  are  not taken into consideration”, tulis Timohty J. Galpin dalam The Human Side  of  Change.

 

Sebuah perusahaan manufaktur di Denmark dalam rangka proses perubahan ke  knowledge-based company membuat layout baru di ruang kerja mereka.  Seluruh  karyawan yang terlibat dalam suatu proyek ketika bekerja tidak memiliki sekat  kubikel lagi.  Ini membuat karyawan dengan mudah bergerak dari satu meja ke  meja lain dengan mudah.  “Ini sangat membantu”, kata salah seorang  karyawannya,  “setiap saat saya memiliki prioritas yang berbeda, saya  mendapatkan mobilitas keluar masuk dari satu proyek ke proyek lain”.  Mereka  menangani 4-5 proyek perbaikan sekaligus dalam satu waktu, dan ketiadaan  kubikel sangat melancarkan komunikasi mereka.

Sebuah perusahaan yang bergerak di bidang transportasi, bertujuan  meningkatkan respon pada pelanggan. Salah satu perubahan perilaku dalam  bekerja yang muncul ialah telepon di kantor pusat tidak boleh diangkat melebihi  deringan kedua”.  “It might be a customer”, nasihat pihak manajemen.

Dua cerita di atas menunjukkan bahwa suatu perubahan dalam proses  transformasi perlu membawa perubahan perilaku karyawan dalam bekerja.  Proses  perubahan tidak akan berhasil hanya dengan merancang sistem dan  strategi baru, sementara asumsi dan perilaku tidak berubah. 

Style dalam mengelola perubahan ini ada yang bersifat Communication and  Education dimana dilakukan group briefing pada target perubahan. 

Adapula yang  berupa Collaboration / Participation di mana karyawan target perubahan  dilibatkan dalam penyusunan rencana-rencana strategik dan sistem kontrol  manajemen.

Adapula yang berupa Intervention di mana agen perubahan  melakukan kontrol dan koordinasi lalu mendelegasikan sebagian pekerjaan  perubahan kepada target perubahan. 

Ada pula yang bersifat Direction di mana  otoritas digunakan pada saat-saat tertentu menentukan secara tegas arah dan  langkah yang akan diambil perusahaan dalam proses perubahan. 

Jan Timmer, CEO Philips NV, melakukan style Communication and Education  ketika Philips ingin menggerakkan dirinya dari orientasi teknologi yang tidak praktis lagi ke perusahaan yang lebih berorientasi ke pasar.  Suatu hari di tahun 1992, melalui acara yang disebut “Customer Day”, Phillips berbicara secara langsung melalui satelit ke seluruh 80.000 karyawannya di seluruh Eropa.  Ia berbicara langsung kepada setiap pekerja di setiap lokasi selama satu jam. 

Di minggu-minggu berikutnya, aktifitas Jan Timmer lalu dilanjutkan pimpinan perusahaan Philips lokal untuk menerjemahkan lebih operasional apa yang dimaksud perusahaan yang lebih berorientasi pasar itu. 

Dalam perspektif direktori kompetensi, pimpinan perusahaan Philips lokal mempraktekkan kompetensi Leading Through Vision and Values.  Ini adalah kompetensi mempromosikan visi, misi dan nilai-nilai perusahaan kepada karyawan. Pimpinan membantu karyawan melihat dan merasakan secara emosional visi dan nilai-nilai perusahaan serta menselaraskan visi misi perusahan dan proses bisnis yang ada dalam perusahaan. Di tingkat lebih rendah, pimpinan unit kerja mempraktekkan kompetensi Facilitating Change.  Ini adalah kompetensi di mana pimpinan kerja memfasilitasi penerapan dan penerimaan perubahan dalam lingkungan kerja.  Pimpian unit kerja mendorong setiap karyawan untuk mengatasi hambatan-hambatan perubahan, membantu karyawan mengatasi penolakan terhadap perubahan, dan menunjukkan empati terhadap kayawan yang merasa belum menemukan makna pentingnya perubahan.

Efektifitas  proses perubahan ditentukan oleh kompetensi memunculkan kebutuhan untuk  berubah, dan untuk itu, berbagai style dapat dilakukan. 

“Even the most carefully planned organizational changed can fail if individuals  are  not taken into consideration”, tulis Timohty J. Galpin dalam The Human Side  of  Change.

(dap)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: