TRANSFORMASI DEMI PERTUMBUHAN PERUSAHAAN

Darmin A. Pella

Transformasi adalah suatu keharusan bagi bisnis agar terus mengalami pertumbuhan.

Anda tentu kenal Nokia. Dengan pangsa pasar jauh meninggalkan pesaingnya, Nokia telah menjadi pemimpin bisnis telepon seluler di Indonesia saat ini. Tapi tahukah Anda, Nokia didirikan tahun 1865 sebagai perusahaan yang bergerak di bidang industri kehutanan. Tahukah Anda, sampai tahun 1982 nama Nokia identik dengan bisnis karet, kertas, produsen kabel, produk-produk metal, sistem ventilasi, bidang kimia dan sama sekali jauh dari keidentikan dengan bisnis inti telepon seluler?

Andai saja di tahun 1988, Jorma Ollila (CEO Nokia) tidak melakukan reposisi bisnis, mungkin Anda tidak mengenal Nokia saat ini. Reposisi bisnis Nokia berbuah hasil. Ditunjang oleh strategi SDM yang tepat, bisnis Nokia terus mengalami pertumbuhan.

Strategi SDM yang membantu karyawan beradaptasi terhadap perubahan, senantiasa bersikap terbuka, membangun budaya inovasi, dan meningkatkan kontribusi karyawan untuk berperan aktif dalam proses transformasi menunjukkan hasilnya.

Dari tahun 1995 sampai 1999 penjualan Nokia di bisnis teknologi mobile meningkat tiga kali lipat, dan profit menjadi lima kali lipat. Kini Nokia memiliki pabrik di tiga belas negara, tersebar di 3 benua dan penjualan di 130 negara. Harga saham mengalami peningkatan signifikan. Dan survei nilai merek tahun 2000 menunjukkan Nokia menjadi terbesar ke-5 di dunia, di bawah Coca Cola, Microsoft Windows, IBM dan Intel.  

“Organization doesn’t change. Its people who change the organization. Organisasi tidak berubah. Karyawanlah yang membuat organisasi berubah”

Kenyataan bahwa karyawanlah yang mengubah organisasi menempatkan peran sentral karyawan perusahaan dalam proses transformasi perusahaan.

Cerita transformasi Nokia mungkin ada relevansinya dengan kondisi perusahaan Anda  saat ini.

Transformasi yang sukses mensyaratkan lima hal.

Pertama, adanya visi misi yang jelas.

Kedua, strategi yang tepat dengan sesuai pasar.

Ketiga, adanya dukungan sumber daya yang memadai, dalam hal ini termasuk diantaranya kompetensi yang sesuai dengan strategi.

Keempat, adanya pengukuran atau indikator keberhasilan menuju transformasi.

Kelima, adanya sistem imbal jasa yang dapat memberi insentif bagi perilaku yang sesuai dengan arah transformasi serta sebaliknya.(da)

2 Responses

  1. transformasi adalah keharusan karena perubahan adalah kepastian

  2. sebenarnya, apa visi dan misi Nokia scara detail???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: