IN EVERY BUSINESS, SPEED IS BETTER THAN PERFECTION

Darmin A. Pella

images-wwwautomobilsportcomDalam sesi consulting Transformation of Corporate Performance Management,  sesi consulting favorit yang telah terbukti membantu perusahaan meningkatkan pendapatan, menurunkan biaya, dan memperbaiki cashflow, saya senantiasa mengajarkan 4 aspek utama Key Performance Indicator (KPI) proses bisnis yang penting untuk kita kelola.  

Pertama, KPI aspek Quantity. Jargonnnya adalah  Produce more with less resources.  Hasilkan selalu lebih banyak dari organisasi lain dengan sumber daya lebih sedikit.    Pengukuran Quantity mencakup pertanyaan “seberapa banyak?” yang bisa dihasilkan dengan sumber daya waktu, material, orang, atau sumber daya lain dengan ukuran tertentu.  

Kedua, KPI aspek Quality.  Jargonnya adalah Quality is the best advertisement. Quality mencakup seberapa baik hasil yang dicapai atau bobot dari suatu tindakan.  Kualitas adalah iklan terbaik.  Anda tidak perlu capek mengiklankan layanan Anda, bila Anda secara konsisten menghasilkan layanan berkualitas.   Dengan produk dan layanan berkualitas, Anda serta merta akan dapat memperoleh banyak pendukung dan pelanggan loyal. 

Ketiga, KPI aspek Monetary.  Jargonnya adalah Have a better value with lower cost.  Hasilkan nilai lebih baik dengan biaya lebih rendah.  Dimensi pengukuran ini diperlukan bila kita perlu memperhatikan aspek finansial,  baik dalam proses maupun hasil, baik dari sisi cash-in maupun cash-out.   

Keempat, KPI aspek Timelines.  Jargonnya adalah Speed mean business.  Kecepatan berarti bisnis.  Timeliness mengukur kecepatan. Terhadap Leadtime atau  Delay. Dimensi pengukuran teramat  diperlukan jika waktu proses merupakan determinan penting kesuksesan.

Pada tulisan ini, saya ingin mengulas sedikit pentingnya aspek timeliness.  Mengapa kita harus mengejar kecepatan?

Dalam Business @ Speed of Thought, Bill Gates menandaskan bagaimana bisnis yang terintegrasi dengan teknologi telah membantu berbagai organisasi, bisnis maupun pemerintahan, memperoleh keunggulan kompetitif dalam persaingan global.  Mengelola setiap urusan dengan teknologi, dalam rangka berfokus meningkatkan kecepatan eksekusi,  bagi Gates merupakan faktor pembeda yang menentukan kinerja organisasi dalam menghadapi bisnis sehari-hari.

Untuk berhasil dan melayani dengan lebih baik, kita perlu menetapkan satu elemen kunci dalam pelaksanaan proses bisnis kita yaitu “kecepatan”.  Faktor terpenting dalam persaingan antar perusahaan maupun negara dewasa ini adalah kecepatan.  Kecepatan membuat kita masuk ke pasar pertama kali.  Kecepatan membuat biaya kita lebih hemat.  Kecepatan membuat kita tidak kehilangan kesempatan.  Kelambatan menimbulkan biaya.  Penundaan eksekusi meningkatkan biaya.  Penundaan berarti kehilangan kesempatan (opportunity loss).  Mengejar kesempurnaan namun lambat bertindak akan membuat kita tertinggal dalam persaingan yang begitu kompetitif dewasa ini.   Kita tidak hanya cukup berinovasi, tetapi berinovasi dengan cepat. 

Brawn GP  merajai Formula musim ini bukan karena mereka yang memiliki dana dan teknologi terbaik.  Dana dan teknologi  dimiliki tim besar Ferrari dan Mclaren Mercedes.  Brawn GP memimpin sesi musim sejauh ini  karena Brawn GP bergerak lebih dini dalam pengembangan mobil balap ketimbang tim besar lainnya.  Speed mean business.    

Belanda menjadi referensi parameter harga kelapa sawit dunia bukan karena mereka yang merupakan produk sawit terbanyak di dunia.  Mega produsen sawit  ada di Asia: Indonesia dan Malaysia.  Belanda menjadi referensi pasar sawit, sehingga untuk tahu harga sawit kita harus menelepon atau mengecek ke Belanda, karena mereka  bergerak lebih cepat membangun infrastruktur pasar, meskipun mereka tidak memiliki produk kelapa sawit.  Di Indonesia dan Malaysia, para petani kedua negara ini menjadi penerima harga (price taker) kelapa sawit dunia. 

In every business, speed mean everything.

Memilih calon pegawai, baik itu di organisasi bisnis, non profit, maupun pemerintahan, kita perlu memperhatikan sejauh mana calon pegawai tersebut mampu menerima instruksi dan bertindak dengan cepat. 

Memilih pemimpin, baik itu di organisasi bisnis, non profit, maupun pemerintahan, kita perlu memperhatikan sejauh mana pemimpin tersebut mampu berpikir dan bertindak cepat.

Dalam semua urusan, baik itu pemerintahan maupun bisnis, mengejar kecepatan dengan terbuka melakukan perbaikan terus-menerus (continuous improvement)  selalu lebih baik daripada mengejar kesempurnaan yang mengakibatkan waktu eksekusi menjadi  lambat.
Bila Anda bergerak di bisnis konstruksi, cara terbaik menghemat biaya dan memenangkan persaingan adalah mempercepat proses konstruksi Anda.  Bila Anda berada di pemerintahan, cara terbaik menunjukkan pelayanan pada masyarakat adalah menghasilkan layanan melebihi dugaan dan harapan rakyat.  Bila kita ingin bersaing di dunia internasional, cara terbaik adalah meningkatkan kecepatan kita mengeksekusi program-program pemerintahan yang menempatkan kita berdiri sejajar dengan bangsa lain.      

2 Responses

  1. good approach, dengan banyaknya penulis Indoensia, kita harus bisa mememangkan persaingan melawan pemain asing …kecil tapi powerfull

  2. Masukan yang sangat baik dan perlu dicatat oleh para manager tingkat menengah untuk bisa mendorong kecepatan di lingkungan bisnis internal perusahaan dengan memperhatikan hasil yang bermutu, dan ditindaklanjuti oleh manajemen puncak pada lingkungan eksternal perusahan dengan berstrategi cepat dan tepat. Thanks alot pak.
    Wass.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: