YOU CAN’T PAY FOR PERFORMANCE IF YOU DON’T KNOW WHAT YOUR PERFORMANCE IS

ANDA TIDAK BISA MENERAPKAN KOMPENSASI BERBASIS KINERJA, BILA ANDA SENDIRI TIDAK TAHU APA UKURAN KINERJA YANG PALING TAJAM SESUAI TANGGUNGJAWAB JABATANNYA

Darmin Ahmad Pella

images-www.askmen.comSetiap pekerjaan atau proses bisnis memiliki ukuran keberhasilan.

Seorang manajer yang baru dua minggu  diterima di suatu perusahaan melakukan curhat manajemen kepada Saya.  ”Saya di-hire di sini tapi tidak tahu kinerja dan target apa yang diharapkan dari saya”.

Seorang fresh graduate yang baru sebulan diterima di sebuah program management trainee juga melakukan curhat manajemen yang sama.  ”Namanya saja program management trainee. Tetapi tidak ada kejelasan untuk apa saya bekerja di sini.  Tidak ada arahan, petunjuk, bimbingan, dan target”.

Seorang supervisor yang telah bekerja bertahun-tahun menyampaikan curhat manajemen senada. Saya bertanya padanya dalam suatu workshop “Apa posisi Anda, dan apa target kerja posisi Anda?”. Supervisor tersebut menjawab dengan nada kesal “Jangankan bapak, saya sendiri sudah bekerja di sini lima belas tahun, tidak tahu dan tidak jelas mengenai tujuan kerja posisi saya. Saya digaji di sini untuk apa dan harus bagaimana tolong bantu saya memperjelasnya”.

Dalam bidang manajemen kinerja kita memiliki tantangan, yakni dalam 30 hari seseorang  menduduki posisinya, ia harus telah memiliki kejelasan objective & indicator yang harus dicapainya.

Seorang Direktur bertutur kepada Saya:  ”Saya sejak pertama kali diangkat oleh para pemegang saham, sangat ingin merubah budaya perusahaan ini.  Sangat ingin membuat seluruh karyawan bekerja lebih semangat, lebih produktif, lebih meningkatkan bisnis.  Supaya saya juga bisa memperjuangkan ke pemegang saham imbalan yang lebih buat mereka.  Tetapi, tentu saya tidak bisa meminta karyawan diberi imbalan lebih dahulu.  Mau tidak mau kita harus memperbanyak dulu sisa operasional (baca: profit) yang bisa dibagi-bagi. Masalahnya, bagaimana mengubah budaya dan perilaku kerja  seluruh karyawan di perusahaan ini”   

Ini bukan masalah langka.  Tidak dimiliki satu perusahaan saja.  Sekitar 9 dari 10 Direktur  yang saya temui, menekankan pentingnya membangun budaya produktifitas kerja berorientasi bisnis seperti ini.  Para eksekutif menaruh perhatian besar mengenai metodologi terbaik mengimplementasikan budaya produktifitas kerja berorientasi bisnis.

Langkah awal mengimplementasikan budaya produktifitas kerja berorientasi bisnis atau pengupahan berbasis kinerja, tentu saja mengidentifikasi apa unsur produktifitas setiap jabatan.

Selanjutnya kita mesti menyelesaikan tantangan:  ”Apa saja indikator produktifitas dan target untuk setiap pemegang jabatan di perusahaan kita, di level dan fungsi manapun ia berada.  Dan bagaimana memastikan bahwa setiap pemegang jabatan tersebut diukur, dimonitor, dievaluasi, dan diberi imbal jasa sesuai dengan produktifitasnya”.  “You can’t pay for performance if you don’t know what your performance is”.

Untuk lebih jauh memahami bagaimana tip dan trik penetapan indikator kinerja yang sejalan dengan bisnis, dapat disimak di Buku “Tujuh Langkah  Transformasi Manajemen Kinerja” (Darmin Ahmad Pella) yang diterbitkan Republika.  Sebagaimana telah dilakukan puluhan perusahaan lain, Anda juga dapat mengundang kami ke perusahaan untuk melaksanakan workshop identifikasi atau mempertajam key performance indicator untuk berbagai posisi di perusahaan  Anda (dap)

2 Responses

  1. Pak Darmin, saya Tri Swasono, saya kakaknya pak Yudhi, Taspen, kalau boleh nanti saya mau tanya2 tentang human capital, saya tertarik unt mengikuti kursus yg bapak adakan, email saya treeswa@yahoo.com. kalau ada info tentang personal appraisal atau KPI saya ingin tau lebih banyak, terima kasih

    • Iya Pak Yudhi sangat membantu pengembangan sistem manajemen SDM di Taspen Pak, Silakan Pak Tri Swasono, untuk diskusi bisa email ke dap@aidaconsultant.com atau telepon ke HP, Untuk kursus personal appraisal atau KPI ikut training publik atau undang in-house training, terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: